| Presiden MADN dan rombongan saat menaiki tangga Betang di desa Tumbang Anoi (j/1) |
Tumbang Anoi,-
Sejumlah tokoh Dayak se-Kalimantan mengharapkan Pemerintah Baru dibawah
kepemimpinan Joko Widodo dan Jusup Kalla dapat mengakomodir aspirasi
warga Dayak agar Presiden Masyarakat Adat Dayak Nasional (MADN) A Teras
Narang, SH diangkat menjadi salah satu Menteri dalam Kabinet Indonesia
Bangkit.
Hal ini mengemuka pada acara “Hasupa Hasundau”
(Red,: musyawarah adat) yang berlangsung, Sabtu (5/10) di Betang desa
Tumbang Anoi, kurang lebih 120 km utara kota Kuala Kurun ibukota
kabupaten Gunung Mas kabupaten Gunung Mas Provinsi Kalimantan Tengah.
Para tokoh adat Dayak se kalimantan menilai
Teras Narang selain memenuhi semua persyaratan, Presiden MADN itu juga
sudah menunjukan prestasi yang sangat baik dalam hal pembangunan daerah,
ia juga telah berhasil mengangkat harkat dan martabat masyarakat
kalimantan terutama masyarakat Dayak.
Harapan tadi dikemukakan para tokoh
adat Dayak utusan dari DAD Kalimantan Barat, Kalimantan Timur,
Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah sendiri, mereka ingin ada tokoh
Dayak ada di kabinet Indonesia Bangkit, sehingga dapat menyumbangkan
dedikasinya kepada bangsa dan negara NKRI. Diantara para tokoh tadi ada
yang menynaggupi untuk datang ke jakarta untuk menyampaikan aspirasi
mereka kepada Presiden terpilih Joko Widodo dan Jusuf Kalla
Teras Narang menyatakan, ia berterima
kasih atas kepercayaan para tokoh Dayak tadi, namun masalah yang
berhubungan dengan menunjuk seorang menteri adalah sepenuhnya hak
Presiden dan Wakil Presiden terpilih, tentang adanya keinginan ke
jakarta, hal itu menurut Presiden MADN itu tidak perlu, cukup doanya
saja. Teras Narang berada di desa Tumbang Anoi dalam rangka menghadiri
acara Napak Tilas Rapat Damai Tumbang Anoi tahun 1894, acara tersebut
dihadiri semua DAD se-Kalimantan dan se-Nusantara. (j/1/wartakalimantan.com)


0 komentar:
Posting Komentar