![]() |
| Kadis Diknas Barito Utara Iwan Fikri (j/1/dhony) |
Muara Teweh,- Akibat serangan bencana asap akibat kebakaran hutan dan lahan di
Kalimantan Tengah, sejumlah sekolah di Kabupaten Barito Utara
diliburkan.
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten
Barito Utara Ir.H.Iwan Fikri, MMA. membenarkan adanya perintah dari
Bupati Barito Utara H Nadalsyah untuk meliburkan sekolah – sekolah di
kabupaten barito, selama dua hari , itu tanggal 11-12 oktober kemarin.itu pun kalo kepadatan asap berkurang.
Nadalsyah menyatakan keprihatinannya
terhadap kondisi yang dialami saat ini, dimana hampir diseluruh
kabupaten/kota di provinsi kalimantan tengah sedang menghadapi bencana
kebakaran hutan dan lahan yang menyebabkan timbulnya kabut asap.
Berdasarkan laporan hasil pengujian
kualitas udara di Kabupaten Barito Utara oleh Badan Lingkungan hidup
Kabupaten Barito Utara, bahwa kwalitas udara diseluruh Kecamatan
se-Kabupaten Barito Utara sudah melewati Batas Baku Mutu yang
dipersyaratkan berdasarkan peraturan pemerintah no.41.thun.1999.
Dampak negatif yang timbul akibat
kabut asap tersebut adalah berupa menyebarnya nitrogen dioksida sebagai
salah satu polutan utama, hal ini sangat berbahaya bagi kesehatan
masyarakat, oleh karna itu Bupati Barito Utara menghimbau kepada
masyarakat agar tidak membakar hutan dan lahan ataupun pekarangan yang
dapat mengakibatkan kabut asap. Untuk mengantisipasinya dihimbau agar
masyarakat mengunakan masker, sebagai upaya dini pengcegahan keracunan
akibat kabut asap.
Namun masyarakat Barito Utara patut
bersyukur, karena dua hari terakhir ini sudah mulai ada turun hujan,
walaupun volumenya masih minim, akan tetapi setidaknya dapat mengurangi
sedikit ketebalan kabut asap. (j/1/dhony/wartakalimantan.com)



0 komentar:
Posting Komentar