Palangka Raya,-
Minggu ini kebakaran lahan kembali terjadi di sektar Kota Palangka
Raya, Kalimantan Tengah seiring minimnya intensitas hujan dalam sepekan
terakhir. Namun demikian jumlah titik panas di provinsi Kalteng
cenderung menurun.
Kebakaran lahan gambut tersebut
terjadi di sejumlah lokasi yqng tidak jauh dari kota ibukota Provinsi
Kalimatan Tengah tersebut, diantaranya disamping kiri dan kanan ruas
jalan arah Banjaramsin, demikian pula arah Kasongan dan arah Buntok.
| Kebakaran lahan (j/1/ilustrasi) |
Upaya pemadaman terhadap titik api
tersebut tampaknya mengalami kesulitan, karena menuju lokasinya tidak
ada akses jalan dan tidak ada sumber air. Namun demikian upaya pemadaman
tetap dilakukan oleh petugasdibantu warga secara manual, sehingga yang
masih muncul ke permukaan hanya lah asap putih dari bawah rimbuinan
pepohonan hutan gambut,
Perkembangan terakhir di Kalimantan
Tengah terdapat sebanyak 56 titik panas yang terpantau oleh satelit
NOAA pada hari Rabu kemarin, jumlah ini menurun dibanding sepekan
sebelumnya, yaitu Senin (15/9) yang lalu mencapai 314 titik panas.
Jumlah titik panas tersebut adalah
hasil pantauan satelit NOAA Direktorat Pengendalian Kebakaran Hutan
Ditjen PHKA Kementerian Kehutanan yang setiap hari melakukan pemantauan
titik panas di Indonesia.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana
Daerah (BPBD) Kalteng Mochtar, di Palangka Raya, mengatakan,
berkurangnya jumlah titik anas tersebut tidak terlepas dari hasil kerja
keras Tim Darat Manggala Agni yang tiada henti memantau dan langsung
melakukan memadamkan lahan yang terbakar.
Menyinggung penyebaran titik panas
tersebut menurut dia hanya terdapat di sembilan dari 14 kabupaten/kota
se-Kalteng, penyebaranya adalah 56 titik panas yang terpantau di
Kalteng, Kabupaten Kapuas mencapai 16 titik, Murung Raya 9 titik, Gunung
Mas 9 titik, Katingan 6 titik, Seruyan 5 titik, Palangka Raya 4 Barito
Timur 3 titik, Barito Selatan 3 titik, dan Barito Utara 1 titik.
Menurut kepala BPBD Kalteng itu, Tim darat Manggala Agni telah dibantu
pesawat MI-8 kembali terbang memadamkan lahan di Taman Nasional Sebangau
yang terbakar hari Minggu lalu. (j/1/ant/wartakalimantan.com)


0 komentar:
Posting Komentar