| Pelatih FC Barcelona Luis Enrique menurunkan kiper Marc-Andre ter Stegen, alih-alih Claudio Bravo, saat melawan PSG. |
Pelatih FC Barcelona Luis Enrique
mengaku bersalah atas kekalahan
yang diderita timnya ketika bertandang
ke Paris Saint Germain dalam laga Liga Champions, Selasa (30/09) malam
waktu setempat.
“Saya tidak suka mengevaluasi penampilan
individual ketika kami kalah dalam sebuah pertandingan. Kami semua
bertanggung jawab, khususnya saya,” kata Enrique, mengomentari kekalahan
2-3.
Mantan pemain Barca—julukan FC Barcelona—itu berjanji akan menelaah penyebab keterpurukan Lionel Messi dan kawan-kawan.
“Kami
akan menganalisa secara mendalam apa kesalahan kami untuk mencoba
memastikan hal-hal itu tidak terjadi lagi,” imbuh Enrique.
Barca
datang ke Stadion Parc des Princes dengan catatan positif. Mereka tidak
terkalahkan dalam enam pertandingan Liga Spanyol dan tidak pernah
kebobolan.
Rapuh
Namun, saat
menghadapi klub Prancis tersebut, pertahanan Barcelona begitu rapuh.
Seiring diistirahatkannya bek Gerard Pique, David Luiz leluasa membobol
gawang Azulgrana—julukan Barcelona—untuk kali pertama sepanjang 640
menit Barca berkiprah musim ini.
| Walau Lionel Messi sempat menyamakan kedudukan dan Neymar memperkecil ketertinggalan, PSG tetap unggul. |
Marco Veratti kembali memaksa
kiper Marc-Andre ter Stegen memungut bola dari dalam jaring, meski Messi
telah menyamakan kedudukan.
Lalu Blaise Matudi menambah
keunggulan menjadi 3-1. Keunggulan untuk PSG tetap bertahan sampai
pertandingan berakhir walau Neymar sempat memperkecil ketertinggalan.
“Kami
membuat kesalahan-kesalahan teramat jelas saat membawa bola dari garis
pertahanan. Set-piece mereka sangat kuat dan manakala Anda ketinggalan
diperlukan upaya luar biasa untuk mencoba memutar keadaan,” kata
Enrique.
Akibat kekalahan melawan PSG, perolehan angka Barca di
Grup F Liga Champions tidak bergerak dari tiga angka yang didapat saat
mengalahkan klub Siprus APOEL Nicosia, 17 September lalu.
Adapun
PSG mampu mengantongi empat poin karena pada pertandingan sebelumnya
anak-anak asuhan Laurent Blanc itu ditahan 1-1 oleh Ajax Amsterdam.
“Saya
sangat puas. Saya akan mengingat kemenangan ini, begitu pula dengan
para pemain dan mereka yang berada di stadion. Kami melakukan pekerjaan
ini untuk menikmati malam seperti ini,” kata Blanc. (bbc.co.uk)


0 komentar:
Posting Komentar