Pameran yang
digelar mulai 30 September hingga 2 Oktober 2014 di Plasa Pameran
Perindustrian, Kementerian Perindustrian ini merupakan pameran ke VII.
Lewat pameran kali ini, diharapkan hasil karya anak negeri bisa
menyambangi pasar dunia.
Batik Sogan adalah salah satu jenis batik
di Indonesia yang bernuansa klasik dengan warna dominan variasi dari
warna coklat. Dinamakan sogan karean pada awal mulanya, proses pewarnaan
batik ini menggunakan pewarna alami yang diambil dari batang kayu pohon
soga.
Dirjen Industri Argo, Panggah Susanto mengatakan lewat
pameran ini memperlihatkan perkembangan dari waktu ke waktu, yang
akhirnya membuat eksistensi batik semakin kuat sebagai bagian dari
budaya bangsa. Tercatat dari 2008 – 2013 ekspor batik dapat ditingkatkan
dari US$32 juta menjadi US$300 juta.
“Lewat potensi yang ada
pasti banyak serbuan untuk mengganggu pasar kita, tetapi hal itu tidak
mudah mengingat ciri khas batik tidak hanya mengenai corak tetapi juga
proses pembuatannya,” katanya.
Pada 2 Oktober nanti, akan
diperingati Hari Batik Nasional. Pada peringatan kali ini, Yayasan Batik
Indonesia juga akan meluncurkan majalah Batik on Fashion yang tujuannya
untuk dapat mendorong dalam pelestarian dan pengembangan batik,
khususnya bagi para generasi muda dan masyarakat pada umumnya. (Bisnis.com)


0 komentar:
Posting Komentar