Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud)
melalui Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi menyelenggarakan program
Pembelajaran Daring Indonesia Terbuka Terpadu (PDITT). Program ini
menyediakan materi kuliah daring, materi kuliah terbuka, materi terbuka,
dan forum diskusi yang dapat diakses setelah melakukan pendaftaran
terlebih dahulu.
Program ini rencananya akan diluncurkan oleh Wakil
Presiden, Boediono, pada Kamis (9/10/2014) di Jakarta. PDITT
memungkinkan mahasiswa mendapatkan pendidikan tinggi bermutu yang
terjangkau dan dengan biaya murah. Karena, PDITT melibatkan dosen
pengampu dari sejumlah perguruan tinggi ternama di Indonesia, di
antaranya Universitas Indonesia, Institut Teknologi Bandung, Universitas
Gadjah Mada, dan Institut Teknologi Sepuluh Nopember.
Plt. Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi, Joko
Santoso, dalam sambutan yang ditampilkan di laman PDITT mengatakan,
pembelajaran daring menjadi salah satu cara yang dimungkinkan untuk
digunakan dalam perluasan akses sumber belajar dan mendistribusikan
kualitas. “Dengan cara daring ini, berbagai mata kuliah bisa
dilaksanakan dari berbagai perguruan tinggi ternama, serta berasal dari
dosen yang berkualitas pula,” ujar Joko. (Ratih Anbarini/kemdiknas.go.id)


0 komentar:
Posting Komentar