| Aksi LSM memperingati Hari Tani.(j/1/fb) |
Palangka Raya,-WartaKalimantan.com,-
Sejumlah Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) terdiri dari Save Our Borneo
(SOB) dan beberapa lembaga atau organisasi yang tergabung dalam
Sekretariat Bersama Penanganan Konflik Sumber Daya Alam Kalimantan
Tengah, Rabu (24/9) menggelar aksi kampanye massa dalam rangka
memperingati Hari Tani 2014.
Aksi dimulai dari Bundaran Besar Kota
Palangka Raya dilanjutkan di depan gedung DPRD Provinsi Kalimantan
Tengah, dalam aksi yang mendapat perhatian masyarakat tersebut selain
menggelar sejumlah spanduk juga dilakukan orasi oleh para aktivis.
Melalui
aksi tersebut para aktivis mendesak agar aparat penegak hukum di
Kalimantan Tengah yang telah mendapat wewenang dari negara untuk segera
mengusut tuntas perampasan tanah milik para petani yang dilakukan oleh
koorporasi, baik koorporasi perkebunan kelapa sawit maupun tambang.
| Aksi LSM memperingati Hari Tani di Palangka Raya. (j/1/fb) |
Selain
itu para aktivis juga mendesak aparat penegak hukum untuk segera
menghentikan segala bentuk kriminalisasi terhadap para petani, mereka
meminta agar instansi berwenang di Kalteng untuk menyelamatkan
lahan-lahan pertanian pangan dari ekspansi perkebunan dan pertambangan
yang akhir-akhir ini kian meningkat di Kalteng.
Berkaitan
hal ini melalui akun FB-nya salah seorang tokoh NGo di Kalteng Ciwi
Syamsudin, SH kepada WartaKalimantan mengatakan, kondisi “perampasan”
tanah dan lahan warga oleh koorporasi perkebunan dan tambang di Kalteng
sudah sampai pada tingkat yang mengkhawatirkan, sudah tidak terhitung
luasan tanah dan lahan milik warga yang kini sudah diambil alih oleh
koorporasi. Ciwi mengharapkan kondisi ini harus segera dihentikan. (j/1/wartakalimantan.com/dsn)


0 komentar:
Posting Komentar