| foto (dsn) |
Wonorejo,
Batara TV. Hari kemerdekaan republik indonesia moment yang sangat
ditunggu-tunggu oleh warga masyarakat
wonoreje. Mereka mengadakan berbagai kegiatan lomba dan hiburan seperti tarik
tambang, balap karung, balap bawa kelereng dan panjat pinang. Kegiatan ini
sangat ramai dan diikuti oleh berbagai kalangan. Para ibu-ibu pun mengikuti
kegiatan lomba yaitu tarik tambang.
Yang
cukup menarik dalam kegiatan HUT kemerdekaan ke 69 adalah hiburan kuda lumping.
Kuda lumping kesenian yang perlu dilestarikan Kuda lumping adalah seni tari
yang dimainkan dengan properti berupa kuda tiruan, yang terbuat dari anyaman
bambu atau bahan lainnya dengan dihiasi rambut tiruan dari tali plastik atau
sejenisnya yang di gelung atau di kepang, sehingga pada masyarakat jawa sering
disebut sebagai jaran kepang.
| foto (dsn) |
Terlepas dari asal usul dan nilai
historisnya, tari kuda lumping merefleksikan semangat heroisme dan aspek
kemiliteran sebuah pasukan berkuda atau kavaleri. Hal ini terlihat dari
gerakan-gerakan ritmis, dinamis, dan agresif, melalui kibasan anyaman bambu,
menirukan gerakan layaknya seekor kuda di tengah peperangan. Kuda lumping menampilkan atraksi yang
mempertontonkan kekuatan supranatural berbau magis, seperti atraksi mengunyah kaca,
menyayat lengan dengan golok, membakar diri, berjalan di atas pecahan kaca, dan
lain-lain.
| foto (dsn) |
Mungkin, atraksi ini merefleksikan
kekuatan supranatural yang pada zaman dahulu berkembang di lingkungan Kerajaan
Jawa seni ini akrab dengan masyarakat di beberapa daerah, seperti jamban,
kolong jembatan, rel kereta, dan daerah-daerah lainnya. Tari ini biasanya
ditampilkan pada ajang-ajang tertentu, seperti menyambut tamu kehormatan, dan
sebagai ucapan syukur, atas hajat yang dikabulkan oleh Yang Maha Kuasa.
(dsn/19A2014)


Blogger Comment
Facebook Comment